Dronesultra.co.id | Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan 10 Penjabat (Pj) Gubernur yang akan menggantikan gubernur sebelumnya setelah habis masa jabatan per 5 September 2023.
10 Pj Gubernur tersebut resmi dilantik di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada hari ini, Selasa (9/5/2023).
Seperti yang dilansir Media
Tempo.CO, Presiden Joko Widodo telah memutuskan nama-nama penjabat gubernur disingkat Pj Gubernur di sejumlah daerah. Salah satunya Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden (Setpres) Bey Machmudin sebagai Pj Gubernur Jawa Barat.
Presiden Joko Widodo juga menunjuk bekas Kapolda Metro Jaya periode Januari – November 2020 Nana Sudjana sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah.
Keputusan sejumlah pj gubernur itu diambil dalam sidang Tim Penilai Akhir (TPA) untuk menggantikan para gubernur yang habis masa jabatan pada 2023 ini.
Menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin, para pj gubernur tersebut akan dilantik dalam waktu dekat oleh menteri dalam negeri atas nama presiden.
Selain Bey Machmudin dan Nana Sudjana, ada 8 nama pj gubernur lainnya yang telah diputuskan Jokowi, sehingga total 10 pj gubernur yang akan dilantik, berikut daftarnya:
Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin
Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana
Pj Gubernur Sumatera Utara Hasanudin
Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya
Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun
Pj Gubernur Nusa Tenggara Timur Ayodhia Kalake
Pj Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Gita Ariadi
Pj Gubernur Kalimantan Barat Harrison Azroi
Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi
Pj Gubernur Sulawesi Selatan Bachtiar Baharuddin.
Seperti diketahui, pada 5 September 2023, terdapat 85 kepala daerah yang akan menanggalkan jabatannya. Sebanyak 10 di antaranya merupakan gubernur, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Bali I Wayan Koster, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.
Kemudian Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, Gubernur NTB Zulkifliemansyah, Gubernur Viktor Laiskodat, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. Semuanya akan digantikan para Pj Gubernur.
























